Jumat, 04 Januari 2019


DUA tersangka pembuat uang palsu, BPKB dan STNK serta sertifikat bangunan palsu berhasil dibekuk. Kedua tersangka Uding Minggu alias Haris (52) dan Heru Saputra (28) dibekuk pukul 17.00 WIB di Kampung Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sampurna Jaya didampingi Kasat Reskrim, Kompol Agah Sanjaya, mengatakan atas informasi warga, kedua tersangka memalsukan mata uang rupiah atau mencetak uang palsu, BPKB dan STNK serta sertifikat bangunan palsu.

“Kejahatan upal, STNK dan sertifikat palsu ini terungkap atas informasi warga. Informasi ini ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan. Saat di TKP, polisi melihat satu pria sedang mengoperasikan printer dengan mencetak uang palsu. Takut target menghilangkan barang bukti, petugas langsung melakukan penangkapan,” ujar Kombes Ulung.

Dari kedua tersangka, petugas menyita barang bukti berupa, 1 printer merek Epson, 1 HP Laser jet 1102, 1 printer metek Canon G 2000, 1 laptop merek Axio warna merah, 1 mesin laminating, 1 HP merek Advan, 1.500 lembar upal pecahan 100.000 senilai Rp 150 juta, 3 lembar upal pecahan 50.000 senilai Rp 150 ribu, 21 resi STNK palsu, 3 lembar sertifikat palsu.

Kedua tersangka ditahan dan diancam dengan pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang- undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, dengan pidana penjara selama 10 tahun.

Penyidik juga sudah meminta keterangan Jumaedi 35, dan Panji 29, sebagai saksi.

Kombes Ulung menegaskan, modus kedua pelaku yakni, baik STNK, BPKB, Sertifikat dan uang asli difoto copy warna lalu diolah di laptop dengan fotoshop. Setelah hasilnya dirasa memuaskan karena nyaris sama dengan asli, pelaku mencetak di printer warna dengan menggunakan kertas HVS warna cream.

“Jadi pelaku mengarsipkan lalu mencetak untuk kepentingan pribadinya,” paparnya.

Ulung mengungkapkan tersangka UM merupakan residivis untuk kasus yang sama. Di tahun 2015 lalu, ia berurusan dengan Reskrim Polda Metro. Ia pernah masuk penjara di Lapas Jambe.



Info dan foto: NTMC Polri.
Editor: Dodo.


0 komentar:

Posting Komentar