Kamis, 10 Januari 2019


SEBANYAK 10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk mengevakuasi puing tembok SDN Penggilingan 05, 06 dan 08 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, yang ambruk pagi tadi.

Lurah Penggilingan, Usdiyati mengatakan, para petugas dikerahkan untuk membantu evakuasi puing tembok yang ambruk sepanjang 40 meter.

"Kami kerahkan 10 petugas PPSU dan empat Satpol PP untuk bantuan evakuasi puing tembok yang ambruk," ujar Usdiyati, Kamis (10/1).

Kasi Pendidikan SD Sudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah I, Mat Chair menambahkan, setelah puing dibersihkan, pihaknya langsung memasang pagar bambu bantuan dari pengelola Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan.

"Di dalam sekolah ini banyak aset yang harus diamankan sehingga perlu dipasangi pagar," katanya.

Untuk pemasangan pagar pengaman, pihaknya akan mengajukan anggaran di tahun 2020 mendatang. Jika memungkinkan, saat APBD Perubahan juga akan diusulkan agar perbaikan pagar ambruk ini cepat tertangani.

Sebelumnya, tembok pembatas SDN Penggilingan 05, 06 dan 08 Cakung, Jakarta Timur ambruk pada Kamis (10/1) pagi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Kepala SDN Penggilingan 05, Jintar Pakpahan mengatakan, tembok sepanjang sekitar 40 meter dan tinggi dua meter ini ambruk sekitar pukul 06.30.

"Kejadiannya pas hujan deras tadi pagi. Untungnya anak-anak juga sudah masuk ke dalam kelas, jadi tidak ada yang terkena puing tembok ambruk," ujar Jintar.



Info dan foto: www.beritajakarta.com.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar