Kamis, 03 Januari 2019

NELAYAN Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara menemukan sebanyak lima korban kapal karam di perairan Pulau Penjaliran arah Pulau Sebira. Kelima korban tersebut ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 19.00 tadi malam. 

Lurah Pulau Kelapa, Fadli mengatakan, dari keterangan korban, kelima orang itu merupakan anak buah kapal (ABK) KM Budi Berkat yang pada 31 Desember lalu hendak mencari ikan di perairan Tulang Bawang, Lampung, namun kapal mereka dihantam gelombang besar dan karam.

"Kelima korban selamat dibawa dan dirawat di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara," tuturnya, Kamis (3/1).

Sementara itu, Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Isbiyanto membenarkan soal kejadian, kapal karam  ditemukan warga Pulau Kelapa setelah terombang-ambing di tengah laut selama dua hari. 

Rinciannya, Hafis Al Asad (28), warga Penjaringan Jakarta Utara merupakan nakhoda kapal dan empat ABK lainnya, Jaenal (39), warga Tegal Sari, Tegal Jawa Tengah, Ridwan (19), warga Duku Cubang Jawa Tengah, Putra (18), warga Bengkulu, Warisin (29), warga Demang Harja, Tegal Jawa Tengah. 

"Dari 12 orang baru lima yang ditemukan, tujuh lainnya masih dalam pencarian," tandasnya.



Info dan foto: www.beritajakarta.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar