Senin, 14 Januari 2019


PULUHAN tenda Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk PKL Alun-alun Pati di Tempat Pelelangan Kayu (TPK) belakang GOR Pesantenan Pati, kembali rusak, Senin (14/1). Hal itu disebabkan apa tenda tidak mampu menahan air hujan yang berlangsung pada siang tadi.

Salah seorang warga yang dekat dengan tenda PKL, Abdul Qadir mengatakan, rusaknya tenda itu memang karena adanya hujan. Konstruksi tenda memang tidak kuat menahan air hujan, sehingga airnya menggenang di atap dan menyebabkan tenda roboh.

“Sebelum hujan, tadi juga baik-baik saja. Tetapi setelah ada hujan, tenda banyak yang roboh,” ungkapnya.

Dari pengamatan yang dilakukan, Abdul Qadir menjelaskan, rangka atap pada tenda tersebut memang tidak kuat. Sebab, hanya ada empat perancang dan tidak mengarah pada ujung tenda. Seharusnya, lanjut Abdul, masing-masing tenda yang besar diberikan delapan perancang atap dan masing-masing perancang harus berada di ujung atap.

“Kalau tenda semacam ini kan bukan untuk permanen, hanya untuk kegiatan yang sifatnya sementara. Kalau nanti sudah di tempati PKL, kan kasihan mereka kalau tendanya melulu rusak,” tegasnya.

Dirinya juga mengaku tidak ada oknum yang merusak tenda tersebut. Kerusakan itu, murni karena tenda tidak kuat menahan beban air hujan.

“Tidak ada yang merusak. Ini memang tendanya yang tidak kuat menahan beban air. Besi yang digunakan juga tidak seberapa besar,” imbuhnya.

Menurutnya, kerusakan tersebut sudah terjadi berkali-kali. Bahkan ketika ada hujan deras, sering kali atap tenda mengalami kerusakan.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar