Kamis, 10 Januari 2019


SELAMA tahun 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang, Jawa Barat telah mengembalikan 24 ribu keping lebih e-KTP yang invalid ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan memusnahkan dengan cara membakarnya sebanyak 13 ribu  keping lebih e-KTP.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin mengatakan, dalam pemusnahan 13 ribu keping lebih e-KTP invalid itu, pihaknya melibatkan Aparat Kepolisian dari Polsekta Subang Kota,  juga Anggota dari Polres Subang.

"Kita sudah membuat berita  acara pengembalian e-KTP invalid, termasuk berita acara pemusnahan," ujar Dadang kepada wartawan di Subang, Kamis (10/1).

Sementara itu Dadang menyatakan, e-KTP invalid, yang belum di musnahkan, yang masih ada di Kantor Disdukcapil, masih ada sekitar 900 keping e-KTP yang invalid.

"Itu sisa e-KTP invalid yang belum Kita musnahkan ada sekitar 900 keping lagi, itu merupakan sisa dari beberapa Kecamatan," jelasnya.

Lebih lanjut Dadang menyatakan, hal itu dilakukannya, guna mengantisifasi penyalahgunaan e-KTP oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, terlebih tahun ini merupakan tahun politik, dan diketahui bersama bahwa Pemilih di Pemilu 2019 berbasis e-KTP, artinya setiap Pemilih yang sudah terdaftar di DPT Pemilu, wajib menunjukan E-KTP, ketika hendak melakukan pencoblosan di TPS.

"Ini sebagai antisipasi saja, dan pemusnahan itu dilakukan tidaknya di Kabupaten Subang sajatetapi secara nasional," tandas Dadang.



Info dan foto: www.rri.co.id.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar