Senin, 31 Desember 2018


KRI Rigel 933 telah mengevakuasi seorang nelayan bernama Ari Agus Arman Harianto (24) warga Jalan Sukaraja, Desa Kenari, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Kondisi pria tersebut dalam kondisi stabil namun kurang gizi yang ditemukan di perairan Pulau Panjang Kawasan Anak Gunung Krakatau. Pria ini ditemukan saat KRI Rigel 933 melaksanakan survei Anak Gunung Krakatau pada Minggu (30/12).

Diketahui KRI Rigel adalah kapal Bantu Hidro Oseanografi (BHO) dengan Komandan Letkol Laut (P) Agus Triyana. Hanla merupakan kapal jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV) dengan peralatan survei canggih diantaranya Side Scan Sonar, Automatic Weather Station, Echosounder Multibeam laut dalam dan Singlebeam, Peralatan Conductivity Temperatureand Depth (CTD), serta Gravity Cores dan juga dilengkapi Boat Sounding (SV).

Guna memberikan pertolongan kesehatan secara maksimal Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki memerintahkan Kepala Balai Pengobatan Lanal Banten untuk mengirimkan mobil ambulance menjemput nelayan tersebut di KRI Rigel 933 pada saat sandar di dermaga PT Indah Kiat Merak dan segera dibawa ke UPTD Puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

“Pada saat dievakuasi oleh mobil ambulance BP Lanal Banten saudara Ari sempat bercerita bahwa sebelum ditolong oleh KRI Rigel dirinya berada di Pulau Panjang Lampung menyelamatkan diri dengan memegang bekas perahunya yang dihantam tsunami Anak Gunung Krakatau saat memancing ikan dan bertahan hidup memakan biji ketapang dan minum air mineral sisa-sisa yang mengapung dilaut selama tujuh hari,” terangnya melalui siaran pers, Senin (31/12).

Paska terjadinya bencana alam Tsunami Selat Sunda TNI AL terus berperan aktif melaksanakan evakuasi dan pertolongan dengan mengerahkan Personel dan unsur Kapal Patroli serta mendirikan Posko Kesehatan.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar