Senin, 31 Desember 2018


SEBANYAK 70 personel gabungan dikerahkan Polres Aceh Utara dalam razia Operasi Cipta Kondisi pergantian tahun 2018-2019 yang digelar di Poslantas dan Komplek Terminal Kota Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, NAD, Sabtu malam, 29 Desember 2018.

Sebanyak 20 pria diperiksa urinnya karena diduga terindikasi narkotika, namun hanya satu di antaranya yang positif menggunakan sabu.

Pria berinisial MF, 35 tahun asal Jurong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baroe, Pidie itu awalnya menolak saat diminta melakukan tes urin. Bahkan, MF sempat ngotot meminta surat perintah dari petugas, jika memang dirinya harus melakukan tes urin. “Saya tidak mau dites urin, mana suratnya, surat perintahnya,” kata MF dengan nada agak tinggi.

“Hasil tes urin MF positif menggunakan narkotika jenis sabu. Tadi dia (MF) juga mengaku terakhir memakai sabu siang (Sabtu). Kata MF, dia pakai sabu di rumah temannya di Kecamatan Syamtalira Bayu. MF juga mengaku tinggal di kawasan itu, dia mengaku toke dan memiliki usaha toko keramik, namun alamat KTP di Pidie. Masih pengakuan MF, katanya dia hendak ke Medan bersama istri dan anaknya untuk membeli keramik persediaan tokonya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas di lokasi.

Ildani menyebutkan, MF beserta mobilnya dibawa ke Polres Aceh Utara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Kita nanti kasih pembinaan dan kita buat pernyataan agar MF tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kita bina dulu satu malam, dia tidak boleh melanjutkan perjalanan ke Medan mengingat resiko tinggi. Tadi di dalam dompetnya juga kita temukan sejumlah kertas paper,” ucap terang Ildani Ilyas.

Ditemui di lokasi yang sama, Waka Polres Kompol Edwin Aldro mengatakan, guna menindaklanjuti perintah dari pusat (Kepolisian RI) melakukan razia dengan sasaran tempat hiburan, tempat keramaian termasuk terminal dan melakukan tes urin terhadap sopir dan penumpang.

“Dari 20 pria yang kita tes urin, satu di antaranya positif sabu dan kita lakukan pemeriksaan lebih dalam. Sopir dan kendaraannya kita amankan di Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di sini kita bekerjasama dengan BNNK Lhokseumawe, sementara dari Polres Aceh Utara kita libatkan semua fungsi mulai dari Reskrim, Narkoba, Lantas, Intel, Sabhara, Propam, Urkes, dan lainnya. Semuanya 70 personel gabungan,” pungkas Kompol Edwin.

Razia tersebut dipimpin Waka Polres Kompol Edwin Aldro. Turut serta Kabag Ops AKP Iswahyudi, Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas, Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nuhraha, para kabag dan puluhan personel gabungan. Sementara dari pihak BNNK Lhokseumawe hadir Muhammad Ardabili, SKM.



Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar