Selasa, 04 Desember 2018


HUJAN deras disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengakibatkan 3 titik bencana longsor, Senin (3/12) kemarin.

Data yang dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, longsor yang pertama terjadi di Jalan Bukittinggi-Medan, tepatnya di Simpang Patai, Jorong Sipisang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, sekitar pukul 00.10 WIB.

Akibatnya, material longsor menutupi badan jalan sepanjang 10 meter dengan ketinggian 10 meter persegi.

“Jalan sempat tidak bisa dilewati kendaraan.  Setelah dilakukan penanganan oleh pihak BPBD bersama instansi terkait lainnya, jalan sudah bisa dilewati pada pukul 01.30 WIB,” kata Tim Pusdalops BPBD Agam, Lukman, di Lubuk Basung.

Longsor kedua terjadi di Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibat yang ditimbulkan, material longsor menutupi badan jalan dan menimbun sawah warga sepanjang 3 Meter dengan ketinggian 2 Meter.

Tidak hanya itu, material longsor juga mengenai dapur rumah milik warga, Aidas (53) yang berukuran 3×5 meter.

“Pihak BPBD langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan gotong royong bersama instansi terkait dan masyarakat sekitar,” jelas Lukman.

Terakhir, bencana tanah longsor terjadi pada pukul 05.00 WIB. Akibatnya, jalan penghubung antara Padang Hijau dengan Batang Palupuah, tepatnya di Jorong PGRM, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang tidak bisa dilewati kendaraan.

Meterial longsor menutupi badan jalan sepanjang 5 meter dengan ketinggian 2 meter. Material longsor yang juga membawa pohon tumbang, membuat petugas menjadi kesulitan untuk mengevakuasi material longsor tersebut.

“Setelah dilakukan pembersihan, jalan sudah bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup,” pungkasnya.



Info dan foto: www.padangmedia.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar