Jumat, 07 Desember 2018


SEORANG ayah di Kabupaten Merangin, Jambi tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Mirisnya, aksi bejad ini dilakukannya selama satu tahun terakhir ini kepada korban Bunga (15) bukan nama sebenarnya.

Sebenarnya korban sudah berusaha untuk tidak memberitahukan perbuatan ayahnya ini pada siapa pun. Namun, karena tidak tahan lagi dengan tingkah laku sang ayah, yang sudah berkali-kali mencabulinya.

Kejadian ini berawal saat pelaku M (38), mengajak istrinya untuk berhubungan intim. Namun, ajakan ini ditolak oleh sang istri. Setelah mendapat penolakan, pelaku pergi keluar rumah untuk mabuk bersama temannya.

Usai mabuk, pelaku pulang kerumah. Sesampai di rumah, pelaku langsung masuk ke dalam kamar anaknya. Ketika itu pelaku langsung mencabuli korban.

Pada kejadian kedua pelaku kembali melakukan aksinya, dimana di lokasi yang sama pelaku langsung mecabuli korban untuk yang kesekian kalinya.

Berselang tiga menit korbanpun terbangun dan terkejut sembari menendang pelaku. Merasa aksi diketahui, pelakupun kembali keluar dari dalam kamar.

Rupaya pelaku tak bosan-bosanya melakukan perbuatan asusila terhadap anak kandungnya sendiri, berselang satu minggu pelaku kembali mengulangi aksinya. Dimana untuk yang ketiga kali pelaku melakukannya di depan ruangan nonton TV yang ada di dalam rumahnya.

Untuk kejadian yang ketiga, pelaku langsung mendekam dan menciumi dada korban. Namun korban kembali berontak dan pergi ke kamar mandi, karena dirasuki hawa nafsu, pelaku mencoba menyusul korban ke kamar mandi.

Seluruh aksi bejat pelaku diketahui istrinya setelah korban dituduh pelaku mencuri uang miliknya. Karena tak tahan lagi dengan prilaku ayahnya, akhirnya korban menceritakan prilaku ayahnya kepada ibunya.

Usai mendengar cerita dari anaknya, istri pelakupun meminta tolong kepada pihak keluarganya untuk mengamankan suaminya. selanjutnya pelaku langsung di serahkan ke Polsek Tabir untuk diproses secara hukum.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kanit Reskrim Polsek Tabir Ipda Rezi, saat dikonfirmasi membenarkan jika telah mengamankan seorang pelaku perbuatan cabul anak di bawah umur.

“Pelaku mulanya diamankan pihak keluarga dari istrinya. Selanjutnya diserahkan ke kami. Setelah diinterograsi, pelaku mengakui telah mencabuli anak kandungnya,” jelas Ipda Rezi, Rabu (5/12).

Rezi mengatakan, dari pengakuan pelaku, ia hanya empat kali melakukan tindakan cabul terhadap anaknya. Kejadian itu berlangsung rentan satu tahun ini. Namun pelaku membantah sudah berulang kali.

“Dari cerita pelaku ia tega berbuat tersebut di karenakan kesal terhadap istrinya yang tak mau melayani nafsunya. Keterangan dari pelaku dan korban sangat berbeda,” ujarnya.



Info dan foto: www.sidakpost.id.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar