Jumat, 07 Desember 2018


KASUS bayi yang dibuang bulan kemarin oleh orangtuanya, telah berhasil menemui titik terang karena terungkap dalang pembuangan bayi tersebut.

Pelaku pembuangan bayi yang baru lahir itu adalah ibu kandungnya sendiri berinisial WD (32) warga Dusun Besuk Selatan, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pelaku mengaku tega membuang bayi kandungnya karena mengalami kesulitan ekonomi. Selain bayi yang dibuangnya, pelaku juga memiliki dua anak kecil. Sementara, penghasilan suaminya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bayi yang dirawat di RS Bhayangkara oleh Kapolres Lumajang dikembalikan kepada orangtuanya sekaligus memberikan santunan ke sang ibu sebagai rasa kemanusiaan dan untuk membantu permasalahan ekonomi yang menjerat mereka.

“Ini ibu, bayinya saya kembalikan kepada ibu agar dirawat baik-baik bayi lucu ini. Kasihan bayi tak berdosa ini karena dia juga darah daging ibu jagalah calon penerus bangsa ini dan kami selaku pihak Kepolisian hanya bisa membantu melalui santunan ini. Mohon diterima agar bisa membantu meringankan biaya perawatan,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Sang ibu dengan rasa penuh penyesalan menerima si bayi beserta santunannya. “maafkan saya pak, saya khilaf melakukan ini semua karena perekonomian kami yang sulit, saya gelap mata membuang darah daging saya sendiri. Terima kasih telah merawat anak saya mulai sekarang saya akan jaga anak ini dan juga terimakasih atas bantuannya.” ujar WD.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76 (c) junto Pasal 80 (4) UU No. 35/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana 3,5 tahun penjara. Tetapi atas dasar kemanusiaan dan kebijaksanaan, Kapolres Lumajang menyatakan bahwa WD tidak dinyatakan sebagai tersangka.



Info dan foto: NTMC Polri.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar