Senin, 05 November 2018


RATUSAN karyawan atau pekerja PT Induktorindo Utama (IU) yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992  berdemo di kawasan pergudangan Taman Tekno, Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong.

Mereka menuntut pembayaran pesangon karyawan yang diPHK.

“Kami minta kepastian dan penjelasan adanya pemecatan atau PHK kepada sekitar 18 orang pekerja di PT IU tanpa diberikan pesangon serta pembayaran tunggakan BPJS yang dilakukan perusahaan tersebut,” kata Ketua Umum SBSI 1992, Sunarti bersama ratusan karyawan yang mengelar aksi demo di depan perusahaan PT IU tersebut, Senin (5/11).

Tuntutan ratusan karyawan yang mengelar aksi demo damai ini, tambah dia, adalah untuk memperkerjakan kembali sekitar 18 orang karyawan yang di PHK sepihak serta belum dibayarkan pesangonnya.

Bahkan, tambah dia, pihaknya juga meminta pihak PT IU untuk membayarkan BPJS Kesehatan karyawan sehingga saat karyawan berobat ke rumah sakit maupun Puskesmas tidak ada lagi yang ditolak.

Penolakan rumah sakit dan Puskesmas tidak lain karena BPJS karyawan PT IU sampai saat ini masih belum dibayar alias menunggak yang tentunya sangat merugikan ratusan karyawan serta keluarga jika sakit dan ingin berobat ke rumah sakit maupun Puskesmas karena bakal ditolak.

Kegiatan aksi demo bejalan aman dan lancar di kawal ratusan petugas kepolisian dari Polres Tangsel dan Polsek Serpong.

Sedangkan, Pengawas Disnaker Propinsi Banten, Rusli, yang menemui para pendemo, mengatakan siap memfasilisasi karyawan dengan pihak perusahaan. “Saya akan memfasilitasi karyawan untuk bertemu dengan pihak management,” katanya.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar