Jumat, 30 November 2018


DALAM menyambut Natal, Tahun Baru dan pesta demokrasi, Polda Jawa Barat melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Operasi Antik (Anti Narkotika) Lodaya 2018 yang dimulai dari tanggal 23 November s/d 2 Desember 2018.
Dalam pelaksanaan Operasi Antik Lodaya 2018. Satnarkoba Polres Bogor berhasil mengungkap 2 kasus menonjol yaitu, pengungkapan lahan pembibitan ganja dan pengungkapan Lahan penanaman pohon katinon.
Dalam rilisnya yang diterima redaksi infoanda.co, jumlah total kasus terungkap sebanyak 29 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 40 orang. Umumnya para tersangka adalah pengedar dan bandar. 
Adapun total barang bukti yang berhasil diungkap adalah Sabu 20,95 gram, Ganja 55,30 gram dan Sinte 11, 99 gram. Ketersediaan farmasi, 1.158 butir obat heximer, 104 butir tramadol dan 22 butir trihexyphenidyl.
Petugas juga berhasil menemukan lahan ganja yang meliputi: 122 bungkus pot pembibitan ganja, 3 batang pohon tanaman narkotika golongan 1 Jenis ganja, 7 buah kecambah tanaman narkotika golongan 1 jenis ganja dan 11 batang pohon tanaman narkotika golongan 1 jenis ganja masing-masing di dalam plastik polibek.
Selain itu, juga terungkap lahan katimon berisi tumbuhan jenis kat/katinona sejumlah lebih kurang 227 batang.
Lahan lokasi taman sekitar lebih kurang 50 meter persegi.
“Pohon katinon adalah jenis pohon yang dilarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (1) 111 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo LN Permenkes No 20 tahun 2018 narkotika gol 1 huruf 35”,
Hal tersebut disampaikan Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky, P.G, S.Sos., S.I.K., MH saat Konferensi pers dengan awak media di Halaman Loby Polres Bogor, Jumat (30/11) pukul 09.00 WIB.
Sementara, Kasat Res Narkoba Polres Bogor AKP Andi Alam Wijaya, SH., S.I.K, sedikit menambahkan, menurutnya sampai saat ini satnarkoba polres bogor berkomitmen terus berupaya maksimal dalam menyelamatkan masyarakat dan korban penyalahgunaan narkoba.
“Serta berupaya memberantas jaringan pengedar gelap narkoba baik dalam bentuk kegiatan preventif maupun kegiatan penindakan (represif) terhadap jaringan para pelaku pengedar gelap narkoba di wilayah kabupaten bogor,” tegas Kasat Res Narkoba.
Terhadap para tersangka dikenakan Pasal pengedar,Pasal 114(1),112(1) (2),111(1) (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo LN Permenkes No 20 tahun 2018 narkotika gol 1 huruf 35 Jenis katinona mengandung (-)-(S)-2-Aminopropiofenon dan atau dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 8 tahun maksimal 15 tahun atau penjara seumur hidup denda minimal 1 milyar. 

Info dan foto: Polres Bogor, Jawa Barat.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar