Kamis, 29 November 2018


POLDA Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan pil ekstasi jaringan internasional asal Malaysia yang hendak dikirim ke Indonesia.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga pelaku yang berperan sebagai kurir dengan inisial WS (43), MS (43), dan F (39). Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 50 kg dan puluhan kotak berisi total 43.000 butir pil ekstasi yang ditemukan di sebuah mobil boks merek Daihatsu Luxio, di depan Ruko HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, Riau.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan seorang bandar narkoba berinisial AS di wilayah Gambir, Jakarta Pusat, beberapa bulan lalu.

“Dari pengakuan tersangka AS, dia mengaku mendapatkan barang haram itu dari tersangka WS. Lalu, dari keterangan itu dikembangkan anggota hingga akhirnya berhasil menangkap semua pelaku ini berikut barang buktinya,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (28/11).

Sementara itu, Kombes Pol. Argo mengatakan masih ada beberapa orang yang masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) dan diduga sebagai bandar besarnya yakni AAK dan seorang WNA asal Malaysia berinisial TS.

“Dan ada satu pelaku lain juga yang diduga terlibat dalam jaringan ini yaitu, pelaku VR. Saat ini yang bersangkutan diketahui merupakan narapidana di LP Cipinang,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2, jo Pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.



Info dan foto: NTMC Polri.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar