Jumat, 02 November 2018


SEBUAH mobil pikap dengan nomor polisi AE 8096 FD mengalami kebakaran hebat di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri KM 18 masuk Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (2/11). Sebuah motor ikut terbakar akibat kejadian ini.

“Belum jelas penyebab kebakaran ini. Namun dari keterangan saksi kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Yaitu saat mobil bermerek Suzuki jenis ST150 ini keluar dari SPBU menuju ke arah timur dalam kecepatan rendah. Setelah sekitar sekitar 100-150  meter, tiba-tiba muncul api yang kemudian terus berkobar membesar,” ungkap Kapolsek Sampung Sugeng Sukamto.

Begitu api muncul, pengemudi dan satu orang kernet melarikan diri. Tidak ada upaya memadamkan dari keduanya dan meninggalkan mobil begitu saja. Sementara dari nomor polisi diketahui mobil yang terbakar tersebut adalah atas nama LS, dengan alamt Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Nahas bagi Slamet Hariyadi, 48, warga Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung. Saat itu Slamet sedang berada di sawah dan memarkir motor di tepi jalan dekat pematang sawahnya yang jadi lokasi berhenti mobil pikap yang terbakar. Sepada motor miliknya, Kawasaki bernopol AE 6048 TM buatah tahun 2010 ikut terbakar. Motor warna merah kesayangannya pun meleleh di bagian kanan.

“Diduga mobil pikap AE 8096 FD tersebut setelah membeli bahan bakar jenis premium, kemudian disedot dimasukkan ke jurigen. Karena kita lihat di bak pikap tersebut sudah dimodifikasi. Ada alat untuk untuk menyedot atau menguras bensin yang ada di tangki bahan bakar pikap tersebut,” ungkap AKP Sugeng Sukamto.

Api bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Kejadian ini menarik perhatian warga dan sempat memacetkan arus lalu lintas dari arah barat maupun arah timur. Saat kebakaran bwarga tidak berani  melintas karena khawatir terjadi ledakan.

Polisi belum bisa bersedia memberikan pernyataan lain terkait hal ini. Terutama indikasi penimbunan BBM karena adanya modifikasi sedot tangki. Polisi juga belum bersedia berkomentas soal modifikasi yang bisa jadi melanggar kelayakan uji sebuah mobil angkutan.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar