Jumat, 02 November 2018


SI JAGO merah kembali beraksi di Kota Kendari. Akibatnya, lima unit rumah milik warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Sulawesi Tenggara, rata tanah, Jumat 2 Oktober sekitar pukul 10.30 Wita.

Pihak pemadam kebakaran mengerahkan lima armadanya untuk mematikan kobaran api yang melalap lima unit rumah warga tersebut. Sayangnya, kendaraan penjinak si jago merah itu terlambat tiba di lokasi, sehingga kondisi rumah yang terbakar sudah rata tanah, saat pemadam kebaran tiba. Dibutuhkan waktu Kurang lebih 30 menit untuk memadamkan kobaran api.

Sekitar ratusan warga sekitar nampak menyaksikan kebakaran tersebut. Bahkan, beberapa diantaranya mengabadikan peristiwa ini dengan handphone genggam mereka, dan ada pula yang turut serta membantu memadamkan kobaran api.

Loade Sambira, salah satu pemilik rumah yang terbakar mengungkapkan, saat musibah kebakaran itu terjadi, dirinya sedang duduk santai di dalam kediamannya. Kemudian, kepulan asap tiba-tiba nampak saat pria berusia 56 tahun tersebut hendak keluar rumah untuk melihat ayam peliharaannya.

“Tiba-tiba asap mengepul di bagian depan rumahku. Dan saya bersama anak saya langsung lari keluar rumah,” ujar Laode Sambira saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran.

Terkait penyebab kebakaran, kata dia, sumber api diduga berasal dari tungku pemilik rumah yang berada di bagian tengah pemukiman. Sebab, pemilik rumah tersebut selalu memasak menggunakan tungku, sehingga bisa dipastikan sumber apinya berasal dari rumah yang juga ikut terbakar itu.

“Kalau tabung gas pasti kita dengar bunyi ledakannnya. Listrik juga tidak mungkin, karena tadi saya sudah sempat mematikan listrik,” jelas Laode Sambira.

Akibat kebakaran tersebut, pria paru baya itu mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. disebutkannya, dirinya membangun kediamannya dengan biaya sekitar Rp7 juta, ditambah lagi barang-barang berharga lainnya yang ikut terbakar, nominalnya dikisaran belasan juta rupiah.

“Saya hanya sempat menyelamatkan beberapa helai pakaian. Anak saya sempat ingin mengambil uang dan beberapa barang di dalam rumah, tapi saya larang dia dan kami lebih memilih untuk menjauh dari kobaran api, yang penting saya dan anak saya selamat,” tambahnya.



Info dan foto: www.bursabisnis.id.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar