Jumat, 09 November 2018


SEORANG sopir bernama Satria (27) beserta keneknya bernama Didik (30) harus dilarikan ke rumah sakit setelah truk yang dikendarainya tertimpa material longsor di kilometer 16 Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo.

“Memang benar ada satu truk yang tertimpa dan dua korban saat ini di rawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra, Jumat (9/11) dini hari.

Didit menjelaskan, truk bernomor polisi AG 8231 UI hendak melintas dari arah Trenggalek menuju Ponorogo. Namun nahas, truk tersebut justru tertimpa material longsor yang mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (8/11).

“Pada saat yang bersamaan terjadi longsor susulan, hujan batu bercampur tanah dari tebing setinggi 50 menimpa mobil korban. Pengemudi dan keneknya terjebak, mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit,” papar Didit.

Didit menambahkan, pihaknya sudah berusaha untuk mengevakuasi truk tersebut, namun belum berhasil. Rencananya proses evakuasi akan dilanjutkan pada Jumat (9/11) pagi.

Sementara, Jumat (9/11) pagi jalur Ponorogo-Trenggalek ditutup akibat longsor yang terjadi di KM 16 Jalan Ponorogo-Trenggalek, masuk sekitar Nglinggis, Kecamtan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur.

"Ya dari beberapa hari lalu ada hujan dan kemarin memang deras. Malam sampai dinihari tadi akhirnya ada longsor di jalur Nglinggis itu dan akhirnya dari sini kita tutup," ungkap Kapolsek Sawoo, AKP Edi Suyono, Jumat pagi.

Setelah ada koordinasi dengan Polsek Tugu, Polsek Sawoo pun memasang tanda penutup jalan di jalur menuju perbatasan yang juga mengarah ke lokasi longsor. Longsor sendiri terjadi di tebing yang merupakan bagian jalan yang saat ini sedang dalam pembangunan. Terdapat pekerjaan pengecoran di sekitar lokasi untuk membuat jalan semakin kokoh.




Info: NTMC Polri & www.beritajatim.com.
Foto: NTMC Polri.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar