Jumat, 30 November 2018


SEBANYAK 180 rumah warga Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur mengalami kerusakan akibat puting beliung. Selain atap dan tembok runtuh. Bencana tersebut juga menyebabkan 6 orang mengalami luka-luka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarso Soegito mengatakan, selain menerjang Desa Banter, kejadian itu juga menyebabkan 4 rumah di Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang juga mengalami hal yang sama.

"Pasca terjadinya angin puting beliung. Ada orang 6 mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan," katanya, Jumat (30/11).

Korban yang luka kata Tarso, langsung dirujuk ke RSUD Ibnu Sina setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan di Puskesmas.

"Dari 6 korban itu ada satu korban yang mengalami luka berat. Yakni, Sumani (82) yang mengalami patah tulang di sebelah kanan karena tertimpa reruntuhan," ujarnya.

Tarso menambahkan, saat ini BPBD Gresik masih melakukan pendataan serta memberi bantuan terhadap rumah warga yang diterjang angin puting beliung.

"Tim kami sekarang sudah dilokasi untuk mendata serta mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan," tambahnya. 

Berikut keenam korban warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik yang terkena angin puting beliung. Keenam orang tersebut:

1. Sumani (82) mengalami patah tulang tangan dibagian kanan.

2. Julaikah (42) mengalami luka robek
     dibagian kepala

3. Sueb (48) mengalami luka robek
     dibagian kepala

4. Vivi (8) mengalami luka robek bagian
     kepala

5. Makrifah (8) mengalami luka robek
    dibagian kepala

6. Kamar (40) luka ringan.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar