Rabu, 14 November 2018


POLISI mengamankan Kosid (27), atas tindak pencabulan anak usia 7 tahun. Pria tersebut berprofesi sebagai pelayan warung bakso warga Desa Jipang RT 03/RW 08 Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah.

KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Triyatno mengatakan identitas pelaku terungkap dari pengakuan LR kepada ibunya.

Kasus pencabulan ini terjadi pada 4 November 2018 lalu sekitar pukul 14.00.

Korban pencabulan ini berinisial LR (7) warga Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung. Pelaku melakukan pencabulan saat korban akan buang air kecil di kamar mandi yang ada di warung bakso.

Saat itu, LR bersama ibunya mampir ke warung bakso Sumar untuk membeli beberapa porsi. Saat tengah menunggu pesanan bakso, LR minta izin ke ibunya ke kamar mandi warung untuk buang air kecil.

Tanpa disadari, seorang pelayan bakso bernama Kosid sudah memperhatikan gerak gerik korban. Dia langsung menyusul korban ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam.

“Saat ditanya ibu, korban menunjuk kepada Kosid yang akan kembali melayani pembeli,” kata Iptu Triyatno, Selasa (13/11) .

Kepada LR, Kosid mengancam agar tidak berteriak dan menceritakan pada orang lain. Di bawah ancaman pelaku, LR dipaksa membuka celana dalam. Dalam kondisi setengah telanjang, Kosid meraba-raba bagian vital korban dan menempelkannya.

Usai melakukan aksi bejatnya itu, LR dibolehkan keluar dari kamar mandi. Dia menangis dan langsung memeluk ibunya. Merasa curiga, sang ibu menanyakan kejadian yang dialami selama di kamar mandi. Korban mengatakan pada orangtuanya bahwa dirinya telah ditelanjangi dan diraba-raba oleh Kosid.

Dari pengakuan korban, Kosid dibawa ke kantor polisi terdekat untuk diamankan. Demikian pula beberapa pakaian korban disita sebagai barang bukti.

Saat dimintai keterangan, Kosid mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena dorongan nafsu.

“Saat korban setengah telanjang, makin bernafsu pengin memegang megang kemaluan dia,” aku Kosid di depan petugas.

Kini pelaku ditahan dan menjalani pemeriksaan oleh polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



Info dan foto: NTMC Polri.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar