Senin, 29 Oktober 2018


DEPUTI Bidang Meteorologi, Mulyono R. Prabowo menyampaikan bahwa Peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk di wilayah Banten.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut.

“Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembab yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari kedepan,” ujarnya melalui siaran tertulis, Senin (29/10).

“Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan. Sebaliknya, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua potensi hujan diprakirakan masih cukup minim. Minimnya curah hujan disebabkan oleh domina Peningkatan Curah Hujan Diakhir bulan Oktober,” terangnya.

Dikatakan bahwa area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan. Sebaliknya, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, asi massa udara kering yang terpantau masih terdapat di wilayah tersebut dan pola angin yang cenderung terberai sehingga menghambat pertumbuhan awan-awan hujan.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk *periode 26 – 28 Oktober 2018*, antara lain.

– *Aceh*
– Sumatera Utara
– *Sumatera Barat
– *Bengkulu*
– *Riau*
– *Sumatera Selatan*
– *Bangka Belitung*
– *Banten*
– *DKI Jakarta*
– *Jawa Barat*
– *Jawa Tengah*
– *Kalimantan Tengah*
– *Kalimantan Barat* – *Kalimantan Utara* – *Sulawesi Tengah*

Sedangkan Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk *periode 29 – 31 Oktober 2018*, antara lain
– *Aceh*
– *Sumatera Utara*
– *Sumatera Barat*
– *Bengkulu*
– *Sumatera Selatan*
– *Bangka Belitung*
– *Jambi*
– *Riau*
– *Kep. Riau*
– *Banten*
– *DKI Jakarta*
– *Jawa Barat*
– *Jawa Tengah*
– *Jawa Timur*
– *Kalimantan Tengah*
– *Kalimantan Barat* – *Kalimantan Utara* – *Sulawesi Tengah*
– *Sulawesi Barat*
– *Gorontalo*
– *Papua*



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar