Kamis, 11 Oktober 2018


GEMPA M6,3 yang mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Selain itu, gempa juga menyebabkan kerusakan bangunan. Daerah yang terparah mengalami kerusakan adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur. Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya yang diterima redaksi, Kamis (11/10).

Sutopo menjelaskan, tiga orang meninggal dunia adalah:
1) Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.
2) H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.
3) Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.

”Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri,” kata Sutopo.

Selain itu, lanjut Sutopo, beberapa rumah mengalami kerusakan. Kerusakan rumah terdapat di Desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep, Kopedi Kec.Bluto – Sumenep, Kertasada Kec.Kalianget – Sumenep, Nyabakan timur Kec.Batang-Batang  - Sumenep. ”Sebuah masjid di Desa Gendang Timur Kec.Sepudi  - Sumenep juga mengalami kerusakan,” katanya.
 
”Posko BNPB bersama BPBD Jawa Timur terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya,” tandas Sutopo.



Info: BNPB.
Foto: Istimewa.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar