Selasa, 30 Oktober 2018

KASUS santriwati gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Merangin, Jambi. Jika beberapa waktu lalu salah seorang santriwati di Ponpes SMQ, kali dialami santriwati di salah satu Ponpes di Kecamatan Muara Siau. 
 
Kejadian menghebohkan ini terjadi, Senin (29/10) kemaren di Desa Rantau Macang, Kecamatan Muara Siau. R (16) yang tercatat sebagai santriwati di salah satu Ponpes di Kecamatan Muara Siau ditemukan tewas tergantung oleh kakak kandungnya. 
 
Korban ditemukan tewas dalam kamarnya dengan kain melilit di lehernya. Kakak korban yang terkaget melihat adiknya langsung memberitahu warga sekitar untuk menurunkan korban. 
 
Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya karena depresi melihat ibunya yang tak kunjung sembuh dari penyakitnya. Apa lagi sejak ibunya sakit, korban harus mengurusi adik-adiknya.
 
Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama, melalui Kapolsek Muara Siau Iptu Hitler Sinaga, membenarkan ada seorang santriwati tewas gantung diri di rumahnya.
 
"Korban ditemukan sudah tewas tergantung, menggunakan sehelai kain di dalam kamar. Saat ini murni korban gantung diri, karena pihak keluarga tidak mau dilakukan visum. Maka kita membuat surat pernyataan, untuk tidak menuntut kasus ini di kemudain hari," kata Iptu Hitler Sinaga.
 
"Untuk jasad korban sudah dikebumikan pihak keluarga di Dusun Sepandung, Desa Rantau Mancang. Sedangkan barang bukti berupa kain untuk korban mengantung diri, sudah kita bawa ke Polsek Muara Siau," katanya.



Info dan foto: www.kajanglako.com.
Editor: Dodo.

0 komentar:

Posting Komentar