Rabu, 10 Oktober 2018


PANGDAM IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, turun tangan memadamkan kebakaran. Kepala BPBD Bangli, I Wayan Karmawan, mengungkapkan lahan yang terbakar meliputi Hutan Wisata Alam milik BKSDA dan hutan produksi milik Dinas Kehutanan Provinsi Bali. Sebelumnya kebakaran hutan terjadi di beberapa titik yakni Trunyan, Siakin, Tabu, Datah, dan Yeh Mampeh. “Saat ini api di puncak Gunung Batur, api di Dusun Tabu, Desa Songan B, sudah padam,” ungkapnya

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan beberapa titik api di Dusun Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan (sebelah barat kaki Gunung Batur) dan di lokasi tersebut titik api mulai mengecil. Luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan. Proses pemadaman terkendala medan yang terjal. Di beberapa titik pemadaman dilakukan secara manual yakni dengan menggunakan dahan pohon kemudian dipukul-pukulkan ke sumber api.

Sementara di Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Karangasem, terjadi kebakaran lahan seluas 15 hektare, sekitar pukul 10.10 Wita. Lahan berupa semak-semak itu milik 9 warga setempat. Saksi I Nyoman Rangi dari Banjar Baturinggit Kelod kebetulan melintas dan menyaksikan kobaran api membakar semak-semak yang gersang. Kobaran api begitu cepat membesar karena cuaca panas disertai tiupan angin kencang.

Saksi menginformasikan kejadian itu kepada I Made Rakayasayang diteruskan ke Perbekel Desa Baturinggit I Nengah Nirka. Kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Kubu, merupakan yang kesekian kalinya di setiap musim panas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, I Nyoman Sutirta, bersama anggota berupaya memadamkan seluruh titik api agar tidak lagi menimbulkan kebakaran baru. “Api telah bisa kami padamkan,” katanya.



Info dan foto: www.nusbali.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar