Kamis, 04 Oktober 2018


SISWA-SISWI di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Umbul Jaya, Desa Umbul Jaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten, harus rela belajar di lantai tanpa kursi.

Sekolah yang berlokasi di pedalaman ini terlihat dari kondisi fisik bangunan yang hanya beralaskan lantai dan atap yang sudah rusak.

Diana putri salah satu siswa SDN 2 Umbul Jaya mengaku terganggu dengan kondisi belajar seperti ini karena sebagian siswa belajar di atas bangku dan sebagian lagi belajar di lantai, kadang belajar pun tidak bisa konsen.

“Ingin sekali kami semua bisa belajar di atas bangku” uangkap Diana lirih, Rabu (3/10).

Walau kondisi belajar tak nyaman, Diana mengaku tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar dan datang ke sekolah setiap hari.

Abdul Kodir Kepala SDN 2 Umbul Jaya mengatakan, memang di sekolah yang dipimpinya saat ini kekurangan mobeler alat belajar meja dan kursi karena sudah banyak yang rusak.

“Bahkan yang ada di sekolah yang digunakan para siswa saat ini itu meja dan kursinya bukan punya sekolah kita, tapi punya SMPN 9 Banjar Sari, yang numpang disini, jadi sekolah ini paginya digunakan oleh sekolah dasar dan sorenya digunakan oleh sekolah SMP,” terangnya.

Dikatakan bahwa, di SDN 2 Umbul Jaya bukan hanya kekurangan mobeler, tapi gedung sekolah juga harus sudah direhab, karena lantai bangunan sudah rusak.

“Atap bangunan juga sudah pada bolong karena kaso-kaso dan kayu bangunan sudah pada lapuk. Sekolah ini pernah mendapatkan rehab pada tahun 2012 dan itu hanya rehab, sedangkan untuk bantuan mobeler sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah mendapatkan bantuan kursi dan meja.” katanya.

Ia berharap agar perhatian dari Pemkab Lebak untuk memberikan bantuan mobeler dan rehab bangunan.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Bowo.



0 komentar:

Posting Komentar