Kamis, 25 Oktober 2018


PENEMUAN dua sosok mayat yang mengapung di perairan Tlanakan, Kamis (25/10 2018) menggegerkan warga Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Diduga kedua mayat tanpa identitas tersebut merupakan ABK Kapal Cahaya Bahari Jaya, Kota Probolinggo yang mengalami kecelakaan di laut Pamekasan minggu lalu.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono menjelaskan mayat pertama telah ditemukan di perairan Tlanakan kawasan Desa Branta, mayat tersebut kali pertama ditemukan petugas dab Basarnas Kabupaten Pamekasan.

"Sementara mayat kedua ditemukan diperairan Tlanakan dalam kondosi mengapung dilokasi Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Pamekasan," tutur Budi Cahyono.

Kedua mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dan mayat-mayat tersebut langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD Dr Slamet Martodirdjo Pamekasan untuk dilakukan visum.

Dalam proses evakuasi yang dilakukan petugas Tim Gabungan BPBD Pemkab Pamekasan, Polsek Tlanakan, anggota TNI Koramil 02/Tlanakan.

"Mayat masih dalam evakuasi untuk indentitasnya menunggu hasil dari visumnya," lanjutnya.

Mayat pertama yang sebelumnya ditemukan oleh masyarakat Pademawu Pamekasan yang digegerkan penemuan mayat mengapung pada Minggu (21/10) jenasah atas nama Rohim (55) warga asal jalan Ikan Kakap gang Masjid Rt 03 Rw 04, Kelurahan/Kecamata Mayangan, Kota Probolinggo dan jenasah Rohim akhirnya disampaikan ke pihak keluarga korban.

Rohim merupakan seorang anak buah kapal (ABK) Cahaya Bahari Jaya, Kota Probolinggo yang mengalami kecelakaan dilaut Pamekasan," sedangkan tujuh ABK yang lain dikapal nelayan jenis Jonggrang tersebut dilaporkan hilang. Dari ketujuh ABK tersebut diantaranya, Windi Wahyu, Giman, Marwan, Samsul, Iwan dan 1 ABK lagi masih belum diketahui identitasnya," tutupnya.



Info dan foto: www.megapolitanpos.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar