Senin, 08 Oktober 2018


BERMODAL sebuah sepeda motor yang dimilikinya SS pelaku menggunakannya untuk mencari nafkah dengan menawarkan jasa ojek kepada para korban yang duduk dibangku sekolah di salah satu SD di Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Jasa ojek yang telah lama digeluti oleh terduga pelaku dan dengan jasa tersebut ia dapat memperdaya 6 siswa SD di Kecamatan Patalassang, dan tidak tanggung-tanggung aksi ini telah dilakukannya sejak dua tahun terakhir.

Pelaku beraksi saat menjemput para korban dari sekolah untuk diantar kerumahnya dan disaat para korban naik pada kendaraan pelaku, pelaku sengaja menyuruh korbannya untuk duduk dibagian depan kemudian saat itulah pelaku mencabuli korban.

Dari aksi yang dilakukan setidaknya telah 5 korban yang berhasil dicabuli diatas kendaraan pelaku yang ditumpangi para korban di berbagai TKP.

Salah satu diantaranya berhasil disetubuhi di Jl. Lapas Bolangi Kec. Pattalassang tepatnya di belakang Perumahan Lapas, setelah mencabuli korban, terduga pelaku kemudian memberikan imbalan uang sebesar Rp. 5.000 kepada korbannya.

Setelah melakukan aksi bejatnya tersebut, pelaku mengancam para korban dengan berbagai upaya, diantaranya dengan mengancam akan membunuh korban jika aksi yang dilakukannya dilaporkan kepada orang tua maupun Polisi.

Awal kejadian dapat terungkap saat para korban mulai bercerita antara satu dengan yang lain, dan hal itu terdengar oleh salah seorang guru kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bontomarannu.

Selanjutnya orang tua para korban mendatangi Polsek Bontomarannu guna membuat laporan resmi. Usai mendapatkan laporan atas kasus tersebut, selanjutnya personil Polsek Bontomarannu melakukan penangkapan terhadap pelaku di sekolah saat pelaku akan menjemput para korbannya.

Pasca dilakukan penangkapan oleh personil Polres Gowa dan Polsek Bontomarannu melakukan pengamanan di rumah terduga pelaku untuk mengantisipasi konflik baru.

Atas kejadian tersebut Kapolres angkat bicara ” Saya sangat menyayangkan perbuatan pelaku dan hal ini sangat melukai hati kita semua. Saya juga sangat berharap kepada masyarakat agar melaporkan ke Polres Gowa jika anak-anaknya menjadi korban dari perbuatan pelaku”, tegas Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi saat dikonfirmasi.



Info dan foto: www.matarakyatmu.com.
Editor: Dodo.

0 komentar:

Posting Komentar