Jumat, 05 Oktober 2018


SEKUMPULAN warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Anti Hoaks melakukan aksi di depan Mapores Pati, Jumat (5/10). Mereka menuntut agar Polri menindak tegas produsen dan penebar hoaks, mengingat masyarakat saat ini sudah gerah dengan isu-isu tersebut.

Koordinator Aksi Soim Mubarok mengatakan, berita bohong akau hoaks saat ini sangat meracuni kehidupan berbangsa dan bernegara. Mirisnya, semua berita hoaks itu sengaja diproduksi dan disebarluaskan secara massal. Akibatnya, masyarakat yang tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, tentunya akan mudah percaya.

“Apalagi, berita bohong yang sering kali dikemas dengan ujaran kebencian, fitnah, dan adu domba serta mengoyak nilai luhur bangsa. Persatuan, rasa kemanusian, sopan santun, toleransi dan rasa saling menghormati pun mulai terancam,” terangnya.

Yang lebih memperihatinkan, lajut Soim, dalam menjalankan aksinya, produsen dan penyebar hoaks selalu berlindung di balik demokrasi. Padahal, sejatinya pelaku hoaks justru dapat mengoyak demokrasi. Apalagi di tahun politik ini, penyebaran hoaks semakin dilancarkan.

“Inilah bentuk keprihatinan kami. Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk menolak semua yang terkait dengan hoaks. Selain itu, kami juga mengajak agar masyarakat lebih jeli dalam membaca berita,” ajaknya.

Dalam orasinya, dia juga menekankan, tahun politik harus disikapi dengan arif dan bijaksana. Apalagi, rakyat adalah penentu arah demokrasi yang nantinya akan memilih pemimpin negara.

“Jangan sampai rakyat di provokasi dan disuguhi dengan berita-berita yang tidak benar. Apalagi, baru-baru ini kebohongan besar sudah dibuat oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar