Jumat, 26 Oktober 2018


BENCANA angin puting beliung yang melanda wilayah Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (24/10) kemarin ternyata mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan butuh perawatan medis. Yakni, Jarmo dan istrinya, warga Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi.

Keduanya sempat dilarikan ke RSUD dr R Soedjati Purwodadi akibat tertimpa runtuhan rumahnya yang roboh diterjang angin. Setelah ditangani tim medis, lengan kanan Jarmo diketahui mengalami patah tulang dan harus dioperasi. Sedangkan istrinya hanya mendapatkan perawatan biasa karena lukanya tidak terlalu parah.

“Hari ini, rencana akan dilakukan operasi untuk penanganan tulang lengan yang patah. Saat rumah roboh, Bapak sempat menggunakan lengannya untuk melindungi diri ketika ada belandar (pasak) rumah yang roboh,” kata Darmin, menantu Jarmo, Kamis (25/10).

Satu lagi korban tertimpa belandar rumah adalah Solikin, warga Desa Jetaksari, Kecamatan Pulokulon. Solikin mendapatkan 11 jahitan di lengan kiri dan lima jahitan di kepala. Akibat terjangan angin, rumah Solikin mengalami parah namun tidak sampai roboh seluruh bangunannya.

“Saat kejadian, Solikin yang ada didalam rumah tertimpa belandar. Saat ini orangnya sudah mendapatkan perawatan di puskesmas,” kata Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo.

Seperti diberitakan, bencana angin puting beliung melanda sebagian wilayah Grobogan, Rabu (24/10). Bencana ini datang bersamaan dengan turunnya hujan deras sejak pukul 16.00 WIB hingga malam.

Hembusan angin kencang menerjang beberapa desa di sejumlah kecamatan. Antara lain ada di Kecamatan Godong, Pulokulon, Purwodadi, Tawangharjo, Grobogan dan Toroh.

Dalam kejadian ini, ada belasan rumah roboh dan ratusan rumah rusak ringan, sedang dan berat. Selain itu, banyak pohon tumbang yang menimpa rumah atau menutup jalan.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar