Senin, 03 September 2018


SEJAK 31 Agustus 2018 pasukan BKO Yonkes 2 Kostrad telah tiba di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), NTB. Pasukan ini telah membangun rumah sakit lapangan di Desa Seteluk Tengah Kecamatan Seteluk, salah satu Kecamatan terdampak paling parah akibat gempa 7.0 SR 19 Agustus lalu.

Pasukan Yonkes Kostrad berjumlah 82 Personil yang dipimpin Mayor Ckm Djefri Frederick L, Sp.An,.M.Kes dengan membawa perlengkapan 2 unit truck 3/4 box, 2 unit genset, 3 unit truck NPS, 1 unit strada dan 3 unit Ambulans.

Selain dari Yonkes 2, Kostrad TNI juga menurunkan pasukan Yon Zipur 9/1  yang berjumlah 76 orang. Sehingga total Pasukan yang diturunkan berjumlah 158 orang.

Rumah sakit lapangan yang dibangun dilengkapi tenda operasi bedah 3 unit, tenda apotik 1 unit, tenda polly umum 1 unit, tenda pendaftaran pasien 1 unit dan tenda perawatan medis 2 unit.

Kepala Pelaksana BPBD KSB, LM Azhar, mengatakan Untuk mempercepat Proses rekonstruksi pasca bencana gempa, Pemerintah Daerah menerjunkan 171 personil gabungan yang terdiri dari 76 orang TNI dari Yonzipur 9/Kostrad, 40 personil Pol PP, dan 20 orang personil BPBD, ditambah dengan anggota polres KSB sebanyak 35 orang. Selain ratusan pasukan, Yonzipur juga menurunkan 1 Unit alat berat ditambah dengan beberapa alat berat yang dimiliki Pemda KSB

171 personil gabungan tersebut ditempatkan di tujuh titik atau tujuh sekolah yang berada di tiga Kecamatan, akni di Kecamatan Poto Tano antara lain di SD Kuang Busir, SD Kokarlian, dan SMP 2 Poto Tano. Sementara di Kecamatan Seteluk terdapat dua titik yakni SDN 2 Meraran dan SDN Tapir. Titik terakhir adalah dua sekolah yang berada di Kecamatan Brang Rea yakni SDN Sepakat dan SDN Seminar.



Info dan foto: www.kabarntb.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar