Senin, 03 September 2018


WARGA Dusun Ketanggi, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur melakukan aksi protes terkait jalan rusak. Warga menanam pohon pisang di jalan rusak karena empat tahun tak juga dilakukan perbaikan.

Penanaman pohon pisang dilakukan warga di beberapa titik di Dusun Ketanggi. Tak hanya melakukan penanaman pohon pisan saja, warga juga memasang beberapa tulisan protes seperti "Pajak Telat di Dendan, Jalan Bejat di Jarno".

Salah satu perwakilan warga, Dwi Cahyono mengatakan, aksi protes warga tersebut dilakukan lantaran warga kecewa. "Hampir empat tahun, jalan kita rusak dan banyak terdapat lubang tapi belum juga diperbaiki," ungkapnya, Senin (3/9).

Selain itu, lanjut Dwi, warga juga geram lantaran jalan yang rusak dan berlubang kerap kali menyebabkan pengendara. Mulai dari anak sekolah hingga pengendara yang lewat terjatuh. Warga takut saat musim hujan datang karena menyebabkan jalanan tambah rusak parah.

"Pemerintah desa hanya menjanjikan, jika sudah diajukan dan masih dalam proses. Aksi ini akan kami lakukan sampai ada perbaikan dari pemerintag. Padahal jalan ini menghubungkan ke dusun lain dan ini satu-satu jalan yang paling rusak parah," tegasnya.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar