Senin, 10 September 2018

RAZIA yang dilakukan regu Patroli Penyelamat Generasi Bangsa (Patmagensa) Satsabhara Polres Grobogan, Jawa Tengah, membuahkan hasil, Senin (10/9). Sebanyak 26 pelajar berhasil diamankan saat melangsungkan razia di kawasan kota Purwodadi.

Sebelum ada razia, para pelajar itu terlihat asik nongkrong di sebuah warung kopi. Begitu melihat ada razia, para pelajar sempat kalang kabut dan berupaya lari. Namun, upaya itu gagal karena akses jalan sudah ditutup banyak polisi.

"Kegiatan ini dilakukan untuk merazia pelajar-pelajar yang keluyuran di jam sekolah. Harapannya, ini menjadi shock terapy buat mereka agar tak membolos lagi di jam sekolah. Ada 26 pelajar yang kita amankan," ujar Kasat Sabhara AKP Lamsir.

Ia mengungkapkan, razia tersebut berawal dari adanya laporan warga yang mulai resah karena banyak pelajar keluyuran saat jam sekolah. Laporan itu ditindaklanjuti dengan melangsungkan razia.

Selanjutnya, para pelajar tersebut diangkut polisi ke Mapolres Grobogan untuk didata. Setelah didata, pelajar yang terjaring razia terdiri 23 putra dan 3 putri yang berasal dari siswa SMP dan SMA.

Setelah pendataan selesai, para pelajar itu diminta membuat surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Kemudian, polisi mengubungi guru BK masing-masing sekolah untuk menjemput pelajarnya yang terjaring razia.

"Mengenai sanksi kami serahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Namun, sebelum pulang, para pelajar yang beragama Islam kita ajak untuk shalat duhur berjamaah dulu," imbuh Kanit Turjawali Satsabhara Suwondo.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar