Jumat, 14 September 2018


SEBANYAK 272.880 personel Polisi dikerahkan untuk mengamankan Pemilu Serentak 2019. Pengamanan juga akan dibantu oleh TNI yang akan menerjunkan 2/3 jumlah pasukan dari total kekuatan polisi yang dilibatkan.

“Jumlah anggota Polri yang dilibatkan di dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu dari mulai tahap kampanye sampai dengan tahap pelantikan ada 272.880 personel,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (13/9).

Polri bersama TNI mengelar rapat koordinasi nasional pengamanan seluruh rangkaian Pemilu dan mendeteksi potensi kerawanan. Masa kampanye Pemilu akan dimulai 23 September 2018.

“Kampanye itu juga akan ada potensi kerawanan. Di situ kepolisian juga mengantisipasi dengan baik dari mulai tingkat Mabes (Polri) sampai dengan tingkat Polres seluruh anggota sudah siap untuk melaksanakan pengamanan Pemilu,” ujar Dedi.

Ada beberapa provinsi yang masuk katagori cukup rawan, sehingga pengamanannya akan dipadukan juga dengan indeks kerawanan yang dikeluarkan oleh Bawaslu.

“Misalnya Papua, akan ada perhatian khusus baik kesiapan personelnya, kesiapan sarana prasarana kita siapkan untuk pengamanan Polda Papua,” katanya.

Sementara daerah lain sedang dikaji tingkat kerawanannya.




Info dan foto: NTMC Polri.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar