Senin, 06 Agustus 2018


SEORANG pria paruh baya menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah balai warung kosong, perumahan Pondok Sukatani Permai, Jalan Raya Kukun-Daon, Kelurahan Sukatani, Rajeg, Tangerang, Banten, Senin (6/8).

Pria tersebut diduga meninggal dunia karena sakit sekitar pukul 11.30 WIB.

Dikatakan Kapolsek Rajeg AKP Bambang Supeno, saat pihaknya datang ke lokasi kejadian jasad korban sudah ditutupi oleh kain berwarna merah.

"Setelah menerima laporan dari warga, kami  mendatangi TKP (Tempat kejadian perkara). Pada saat di TKP korban sudah berada di atas balai, tempat tidur dari bambu, dengan kondisi sudah tidak bernyawa dengan ditutupi kain sarung warna merah," beber Bambang.

Dijelaskan Bambang, berdasarkan keterangan saksi, sebelum meninggal dunia, korban dibonceng oleh seseorang yang mengaku ojek. Korban dan ojek tersebut melaju dari Kresek. Namun, laju motor itu dihentikan warga di lokasi karena melihat korban posisi duduknya miring dan hampir terjatuh.

Kemudian, kata Bambang, korban diturunkan dari motor dan dibaringkan di atas balai bambu tersebut. Sementara, seseorang yang mengaku ojek itu pamit untuk memberi kabar ke keluarga korban.

"Setelah kami periksa ditemukan surat hasil pemeriksaan laboratorium yang dikeluarkan oleh Puskesmas Kresek," kata Bambang.

Sementara, penyebab kematian korban diduga karena sakit. Karena petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan fiisik pada tubuh korban.

Korban yang kemudian diketahui bernama M Sidik, 64, warga Kampung Kresek, Desa Kresek, Kecamatan Kresek itu jasadnya dievakuasi ke RSU Tangerang.

"Jasad korban kami evakuasi ke RSU Tangerang untuk divisum," tukasnya.



Info dan foto: www.tangerangnews.com.
Editor: Dodo.

0 komentar:

Posting Komentar