Senin, 20 Agustus 2018


TIM SAR Banda Aceh, NAD mengevakuasi 24 nelayan korban kapal karam di perairan Pulo Bunta, Aceh Besar, Minggu (19/8).

Seluruh korban dievakuasi menggunakan kapal Kresna milik SAR yang dipimpin Capt Supriyadi.

Evakuasi korban sempat mengalami hambatan akibat cuaca buruk, sehingga seluruh korban baru berhasil dievakuasi sekira pukul 10.00 WIB atau dua setengah setelah kapal evakuasi tiba di lokasi kejadian.

"Kapal KN Sar Kresna tiba di lokasi pukul 07.30 WIB dikarenakan cuaca buruk sehingga proses evakuasi berjalan sulit. Seluruh korban berhasil dievakuasi di atas Kapal KN Sar Kresna (Sar 232) pada pukul 10.15 WIB dan selanjutnya tiba di pelabuhan Ulee Lheue pukul 10.50 WIB," ujar Supriyadi.

Seluruh korban dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi ke Banda Aceh.

Supriyadi menjelaskan, sekira pukul 05.30 WIB kapal nelayan Rahmat Ilahi yang berangkat dari Lampulo, Banda Aceh karam di Pulo Bunta Aceh Besar setelah dihantam badai dan menabrak karang.

Satu jam kemudian, SAR menerima laporan dari warga tentang kejadian tersebut.

Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh yang beranggotakan 7 orang segera menuju lokasi kejadian dengan KN Kresna, beruntung seluruh korban berhasil dievakuasi.



Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar