Kamis, 30 Agustus 2018

SEBUAH gudang penyimpanan kain perca milik Sugiarto di Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur terbakar, Kamis (30/8). Akibat kejadian itu, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.

Gudang tersebut berada di area persawahan. Kebakaran itu berawal ketika karyawan membakar sampah yang ada di sekitar gudang. Namun tanpa disadari, api merebet karena tiupan angin. Karyawan baru menyadari adanya kebakaran tersebut ketika asap tebal sudah mengepul di atas gudang.

Warga yang mengetahui adanya kebakaran berlarian mendatangi lokasi. Mereka berusaha membantu pemadaman dengan peralatan alakadarnya. Namun si jago merah bukannya padam. Justru sebaliknya, api semakin sulit dikendalikan. Apalagi hembusan angin juga cukup kencang dan dalam gudang tersebut terdapat puluhan ton kain perca.

Api cepat menjalar ke beberapa bagian gudang. Bahkan terdapat beberapa bagian gudang yang roboh karena tiang penyangganya habis dilalap api. Pemilik gudang akhirnya meminta bantuan ke petugas PMK (Pemadam Kebakaran). Tak berselang lama dua unit mobil PMK meraung-raung memasuki lokasi. Pembasahan dilakukan. Petugas berjibaku menjinakkan si jago merah.

Api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun gudang berukuran besar itu luluh lantak, hampir rata dengan tanah. "Kejadiannya sangat cepat. Api berkobar dan menjalar. Gudang berisi kain perca dari limbah kaus kaki," kata Ubaidillah, salah satu karyawan gudang tersebut.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar