Rabu, 29 Agustus 2018


DERETAN lapak liar di kawasan Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, ditertibkan petugas gabungan dari kelurahan dan Satpol PP, Rabu (28/9).

Keberadaannya yang bikin kumuh, dan juga kerap disalah gunakan menjadi alasan bangunan dibongkar.

“Jadi sementara ini, baru 6 lapak liar di kawasan rusun yang kita bongkar karena oleh pemiliknya pun tidak lagi digunakan untuk tempat usaha. Dan belakangan malah disalah gunakan, juga bikin kumuh lingkungan,” ucap Lurah Marunda, Hilda Damayanti.

Dikatakannya juga, penertiban tersebut untuk menindaklanjuti banyaknya keluhan warga dan penghuni rusun karena wilayahnya menjadi kumuh. “Kita juga tidak ingin dibilang lakukan pembiaran, makanya langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Selain menertibkan sejumlah lapak liar, Lurah Hilda juga turut melakukan penataan kepada beberapa pedagang kuliner di kawasan Rusun Marunda. Diantaranya, meminta pedagang untuk tidak mendirikan bangunan hingga menutupi jalan maupun trotoar.

“Alhamdulillah untuk penertiban berjalan aman, tidak ada perlawanan. Karena sehari sebelumnya, kita juga sudah sosialisasikan mengenai rencana penertiban dan penataan lapak-lapak tersebut,” jelasnya. Sekitar 30 petugas gabungan dengan dibantu pengurus RT/RW, dikerahkan pada saat penertiban.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Dodo.

0 komentar:

Posting Komentar