Senin, 27 Agustus 2018



GEMPA bumi magnitudo 7.0 SR yang mengguncang Pulau Lombok dan Sumbawa pada Ahad malam 19 Agustus 2018 lalu, telah menimbulkan orang korban jiwa, puluhan korban terluka dan puluhan ribu jiwa warga di Sumbawa dan Sumbawa Barat mengungsi.

Berdasarkan data di Posko utama penanggulangan bencana gempa Kabupaten Sumbawa, tercatat sebanyak 6 orang meninggal dunia, 54 orang terluka dan sebanyak 49.188 jiwa mengungsi.

Di Kecamatan Alas Barat dan Kecamatan Alas serta kecamatab Buer sebagai daerah terdampak paling parah akibat gempa di Sumbawa, terdapat sebanyak 121 lokasi pengungsian. Sementara di Kecamatan Lunyuk terdapat 8 lokasi pengungsian, Ropang 3 lokasi dan Utan 1 lokasi.

Adapun kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian antara lain air bersih, makanan siap saji, tenda, selimur, perlengkapan wanita, perlengkapan anak-anak, alas tidur, perlengkapan masak, pelayanan kesehatan dan petugas trauma healing (pemulihan trauma).

Untuk kerusakan infrastruktur, tercatat sebanyak 3.990 unit rumah rusak berat, 3.340 unit rusak sedang, 1.549 unit rusak ringan. dan 24 unit rumah ludes akibat kebakaran hebat yang melanda Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas Barat sesat pasca gempa berlangsung. Sarana sosial, seperti tempat ibadah dan balai pertemuan mengalami rusak berat sebanyak 71 unit, 54 unit rusak sedang dan 105 unit rusak ringan.

Posko juga mencatat sebanyak 44 unit faslitas ekonomi produktif yang mengalami rusak berat, 1 unit rusak sedang dan 3 unit rusak ringan.



Info dan foto: www.kabarntb.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar