Rabu, 18 Juli 2018


KAPOLRES Aceh Utara melakukan peletakan batu pertama diiringi doa dan shalawat nabi sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali rumah layak huni untuk keluarga Nurbaiti, 40 tahun, di Gampong Parang Sikureung Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, NAD, Selasa (17/7).

Rumah janda anak satu itu ludes terbakar, Minggu (15/7) malam. Saat mengantar bantuan masa panik, Senin (16/7) lalu, Kapolres berjanji segera membangun kembali rumah tersebut.

"Ini merupakan kegiatan sosial yang sudah menjadi kewajiban kita bersama, membantu warga yang tertimpa musibah," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Kata Ian, itu merupakan program bedah rumah dari Polres Aceh Utarq. "Ini sebenarnya program bedah rumah Agustus, namun kita geser bulan ini dengan target rumah Nurbaiti yang terbakar. Setiap bulannya sejak bulan lalu kita punya program bedah rumah warga kurang mampu. Dananya itu dari seluruh anggota yang dikumpulkan secara patungan," terang AKBP Ian.

Camat Matangkuli, Zulkifli mengucapkan terimakasih atas program yang telah dilakukan Kapolres Aceh Utara. Menurutnya hal itu sangat sangat dibutuhkan masyarakat terlebih lagi bagi yang tertimpa musibah seperti ini. "Semoga untuk kedepannya program seperti dapat terus dilanjutkan," pungkas Zulkifli.

Turut hadir Wakapolres Aceh Utara, Kabag Sumda, Muspika Matangkuli, Ketua NU Aceh Utara, Ketua PKBU Aceh Utara tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.



Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar