Jumat, 06 Juli 2018


NAHAS dialami M Sukur (32) warga Desa Rantau Jering, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi. Ia ditemukan tewas mengenaskan di jurang dan tertancap tunggul kayu.

Informasi yang didapat, kejadian ditemukannya M Sukur dalam keadaan tewas dengan posisi paha sebelah kiri tertancap tunggul kayu, berawal dari korban dan rekannya Hendra berangkat Selasa (3/7) lalu menuju hutan di wilayah desa setempat.

Namun setibanya di tengah hutan korban dan rekannya Hendra berpisah untuk berburu landak. Usai terpisah, rekannya tidak lagi bertemu korban dan pulang ke desa pada sorenya.

Sementara korban hingga tengah malam juga tidak pulang ke rumah, lalu adik korban bersama warga mencoba mencari korban ke tengah hutan. Namun pencarian malam itu tak membuahkan hasil.

Keesokan harinya, Rabu (4/7) sekitar pukul 08.00 WIB pencarian dilanjutkan dan warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi paha kaki sebelah kiri tertancap tunggul kayu.

Dari dugaan sementara korban meninggal dunia karena kehabisan darah akibat luka yang dialaminya, sebab di lokasi kejadian banyak darah yang berceceran. Usai menemukan korban, selanjutnya korban di bawa ke rumah duka yang berada di Desa Rantau Jering.

Mendapatkan informasi ada warga yang tewas di tengah hutan, Polsek Lembah Masurai langsung menuju kediaman korban.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya, melalui Kapolsek Lembah Masurai, Iptu H Sitepu membenarkan ada warga ditemukan tewas di tengah hutan.

“Dugaan kuat korban tewas akibat terjatuh ke jurang dan menancap tunggul kayu yang mengakibatkan paha kaki sebelah kiri terluka, diduga korban kehabisan darah hingga meninggal dunia,” kata Iptu Sitepu.

“Keluarganya sudah mengikhlaskan jika korban meninggal akibat terjatuh di jurang hutan Sungai Limau, bahkan pihak keluarga sudah membuat surat perjanjian untuk tidak mengungkit di kemudian hari,” katanya. 



Info dan foto: www.kajanglako.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar