Rabu, 18 Juli 2018

KEBAKARAN hutan jati di kawasan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kemlagi, KPH Mojokerto, Jawa Timur diduga sengaja dibakar oknum tak bertanggungjawab. Diduga pemburu babi hutan yang membakar hutan jati di perbatasan Mojokerto-Lamongan tersebut.

Asisten Perhutani BKPH Kemlagi, Tukani mengatakan, pihaknya telah memperoleh informasi terkait dugaan pembakaran yang dilakukan pemburu babi hutan. "Tapi hingga saat ini kami belum dapat memastikannya karena minim barang bukti," ungkapnya, Selasa (17/7). 

Masih kata Tukani, pihaknya juga belum dapat membuktikannya terkait kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, kemungkinan kecil kebakaran hutan jati dipicu kekeringan karena kemarau panjang atau oleh pengguna jalan yang tidak sengaja membuang putung rokok di area hutan. 

"Tim INAFIS Polres Mojokerto Kota sempat mencoba melakukan percobaan membuang puntung rokok, hasilnya putung rokok itu padam tidak sampai membakar daun jati kering. Mengenai ada dugaan dibakar kami belum bisa membuktikannya, untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih kami selidiki," katanya. 

Masih kata Tukani, apabila ada orang yang secara sengaja membakar hutan pihaknya tidak akan segan-segan menangkapnya. Pelaku pembakaran hutan bisa dijerat UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan pasal 50 ayat 3 Huruf D ancaman pidana 5 tahun denda Rp 1 miliar.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar