Senin, 16 Juli 2018

KAPAL motor (KM) Sinar Timur yang bermuatan pupuk 550 ton terbakar di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Gresik, Jawa Timur, Senin (16/07).

Diduga kapal tersebut terbakar akibat mesin yang mengeluarkan percikan api. Sebelum terbakar, KM Sinar Timur bersandar di sisi timur Pelra Gresik.

Karena dikhawatirkan membahayakan kapal lainnya yang berlabuh, kapal tersebut ditarik ke tengah laut oleh tiga kapal tunda.

Karena tidak ingin kobaran api semakin kencang akibat tiupan angin yang semakin kencang, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kapal yang terbakar.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro yang meninjau ke lokasi menuturkan, berdasarkan informasi kapal terbakar mulai pukul 11.00 WIB dan saat ini masih terus dilakukan proses pemadaman.

"Berdasarkan laporan, kapal yang terbakar bermuatan pupuk 550 ton dan rencananya akan dikirim ke Tanjung Aru, Kalimantan Timur," katanya.

Wahyu Sri Bintoro menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material belum bisa ditaksir karena masih dalam pemeriksaan.

"Dua ABK KM Sinar Timur sudah kami mintai keterangan terkait dengan kejadian ini. Kedua ABK itu diperiksa di Satpolair dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gresik. Selain itu, dalam waktu kami juga meminta tim Inafis Polda Jatim untuk memeriksa penyebab kebakaran," ujarnya. 

Sementara dari pantauan di lapangan, saat ini tiga unit mobil PMK dari Pemkab Gresik, PT Wilmar Nabati Indonesia, dan PT Pelindo III Cabang Gresik masih standby membantu proses pemadaman. 

Selain itu, tiga kapal tunda KT Jayengrono, KT Joyoboyo dan KT Kresna 315 berusaha melakukan proses pembasahan.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Dodo. 

0 komentar:

Posting Komentar