Rabu, 25 Juli 2018


SATPOL PP Kota Surabaya, Rabu (25/7), melakukan penertiban terhadap 11 bangunan semi permanen di Jalan Semarang. Belasan bangunan ini dieksekusi lantaran berada di ruang milik jalan (rumija).

"Selain berada di rumija, sewa lahan ke Pemkot sudah melewati batas atau habis sejak 2012 lalu," kata Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Surabaya Bagus Supriyadi di lokasi.

Informasi yang dihimpun, belasan bangunan semi permanen ini sudah ada sejak medio tahun 1967. Para penghuni membayar sewa pada Pemkot Rp 500 dan terakhir uang sewa lahan rumija mencapai Rp 1 Juta menyesuaikan luasan lahan yang ditempati.

Lebih lanjut, Bagus mengungkapkan bahwa penertiban yang dilakukan dibantu oleh pihak Kepolisian, Linmas, dan Dishub demi kelancaran proses.

"Kami juga dibantu 2 alat berat backhoe dari Dinas PU Bina Marga dan Pematusan serta kami juga siapkan beberapa truk untuk mengangkut barang milik pedagang," jelasnya.

"Yang kami lakukan sudah sesuai prosedur, sudah kami sosialisasi dan sediakan lokasi relokasi di Pasar Loak," tambah Bagus.

Proses penertiban yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini masih nampak berlanjut hingga pukul 09.30 WIB. Meski tidak nampak adanya penolakan, ratusan TNI serta Polisi berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar