Kamis, 19 Juli 2018

DIDUGA nekat mencuri motor milik Ahmad Khusairi, warga Desa Berugenjang RT 3 RW 2 Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah, seorang pria yang belum diketahui identitasnya, babak belur dikeroyok massa di dukuh Grobog, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, Kamis (19/7). Bahkan, pelaku saat ini sudah tidak sadarkan diri.

Kapolsek Sukolilo IPTU Supriyono mengatakan, pada pukul 08.00 WIB, korban memarkir motor di depan tokonya, di Desa Berugenjang RT 3 RW 2, Kecamatan Undaan, Kudus.

Nahas, saat korban masuk rumah, tiba-tiba istri korban, yakni Damayanti berteriak-teriak kalau sepeda motornya dicuri orang. Korban yang mendengar teriakan, langsung mengejar pelaku menggunakan sepada motor sambil berteriak "maling maling." Mendengar teriakan itu, warga sekitar kemudian beramai-ramai ikut mengejar dua pelaku tersebut.

Sesampainya di wilayah Dukuh Grobog Desa Prawoto, yakni berbatasan dengan Desa  Berugenjang, seorang pelaku yang membawa motor korban berhasil melarikan diri ke arah Babalan Kudus.

Sedangkan seorang pelaku lainnya yang mengetahui dihadang massa di depannya langsung berbalik arah. Akan tetapi ia terjatuh di pinggir saluran irigasi Jratun seluna.

"Mengetahui pelaku terjatuh kemudian massa mengeroyoknya dan sepeda motor pelaku dirusak," ungkapnya.

Untungnya, petugas kepolisian segara mendatangi tempat kejadian perkara dan kemudian mengamankan palaku. Hanya, kondisi pelaku saat ini masih tidak sadarkan diri lantaran babak belur dihakimi massa. Selain itu, kedua tangan dan kakinya juga diikat tali oleh warga. Hanya, identitas pelaku masih belum diketahui.

Lebih lanjut, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki satria FU dengan nomor polisi H 6549 KQ yang merupakan motor pelaku. Selain itu polisi juga menemukan anak kunci T.

"Karena dipastikan bahwa TKP Curanmor di wilayah Kudus sehingga petugas kami menghubungi Polsek Undaan yang tiba di TKP. Kami juga mengamankan pelaku dan barang bukti untuk dibawa ke Kudus," tutupnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar