Rabu, 18 Juli 2018


DIDUGA menghindari kejaran warga saat aksi jahatnya diketahui, seorang pria masuk ke dalam kubangan kotoran tinja di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat dievakuasi dari dalam lubang tinja berukuran 2×3 meter, lelaki berpakaian serba hitam ini memberi jawaban berubah-ubah.

Pria ini ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB, di dekat rumah salah satu warga Kampung Cimayang 3, RT 13/05, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Rabu (18/07).

Sebelum subuh ditemukan dalam kubangan kotoran manusia, pria ini terlihat warga melintas sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

“Karena warga asing lalu ditegur warga, namun dia melarikan diri, hingga akhirnya ditemukan seorang ibu pada pukul 05.00 WIB, sudah berada dalam lubang penuh kotoran tanpa tutup atas ini,” kata Ketua RW 05 Iyus kepada wartawan.

Lelaki yang selalu berubah-ubah ucapannya ini juga mengaku tak kenal namanya. Ia selamat, karena berteriak meminta tolong dari dalam lubang tinja hingga didengar warga dan datang ke lokasi guna memberi pertolongan.

“Jadi sekitar pukul 05.00 WIB subuh, lelaki tidak dikenal tersebut meminta tolong dari dalam lobang hingga warga mendengar dan berkerumun hingga akhirnya kami memberitahu staf Desa Cimayang dan lalu melaporkan ke polsek Cibungbulang,” kata Iyus.

Ochen tokoh pemuda setempat mengatakan, saat ditanya dari mana asalnya, ia jawab dari kampung sebelah, namun diubah lagi katanya dari jauh.

“Ditanya asalnya, dia, jawabnya kadang dari kampung A, lalu kampung B dan berbeda-beda tempat,”ujar Ochen.

Polsek Cibungbulang tiba di lokasi terperosoknya lelaki tersebut sekitar pukul 08.00 WIB.

Usai ditarik dengan tambang dari dalam lubang, pria yang badannya sangat bau karena kotoran tinja ini lalu dibersihkan.

Setelah itu, pihak kepolisian mengamankan pemuda berpakaian hitam-hitam ini dan membawa ke kantor Polsek.

“Masih dalam pemeriksaan Polsek Cibungbulang. Dia juga tidak tahu namanya tapi bicaranya lancar hanya kerap berubah-ubah,” kata seorang petugas kepolisian.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar