Selasa, 05 Juni 2018

KECELAKAAN melibatkan tiga kendaraan dan korban tewas terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto, Jawa Timur. 

Korban Salamah (50) warga Dusun Wonoasri, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto tewas setelah tergencet body mobil Avanza nopol  S 1464 QH.

Korban dengan posisi di bawah mobil yang masuk sungai depan Perumahan Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tepat depan kantor Pajak Pratama. Korban yang berprofesi sebagai tukang barang bekas (rosok) tewas di lokasi kejadian. 

Pengendara mobil Daihatsu Sigra nopol S1817 NI, Toto Dwi Purwantoro (40) mengatakan, ia berjalan dari arah utara hendak ke selatan. "Saya liat mobil itu sudah masuk jalur lawan, condong ke kanan sehingga saya menambah kecepatan," ungkapnya, Selasa (5/6).

Masih kata warga Dusun Pendowo, Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto tersebut memprediksi jika berhenti maka mobil di belakangnya akan menabrak. Toto menambah kecepatan, mobil bagian belakang milik tertabrak mobil Avanza nopol  S1464 QH. 

"Saya menghindari dulu, tapi ternyata tetap kena mobil saya. Tapi saya tidak tahu kronologi yang sepeda itu, yang jelas mobil itu sudah di jalur lawan. Katanya mobil itu oleg hingga menabrak dan masuk ke sungai. Tubuh korban tergencet di bawah mobil itu," katanya. 

Sementara itu, sopir mobil Avanza nopol  S1464 QH, Santos (48) warga Dusun Blimbing, Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menolak memberikan keterangan. "Kecepatan saya biasa tapi setir oleh tidak bisa dikembalikan. Mohon maaf sebentar ya, saya mau kesana," ujarnya. 

Korban sendiri mengendarai sepeda motor nopol S 5240 QH dengan membawa rosok di jok belakang. Belum ada keterangan resmi, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, sementara mobil Avanza masih dalam proses evakuasi.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.


 

0 komentar:

Posting Komentar