Kamis, 28 Juni 2018


BUKIT Istana Kastil Tamiang, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, belakangan ini viral di sosial media. Tak ayal berkat ketenarannya banyak yang masyarakat yang berkunjung ke lokasi tersebut dan menjadi wahana wisata baru bagi masyarakat Kota Industri.

Sejatinya, bangunan mirip kastil di Mesir Kuno itu merupakan bekas galian C. Dimana sebagian lokasinya masih terlihat aktivitas tambang pasir.

Lalu siapa sih sosok yang membuat kastil yang bikin heboh itu?

Adalah Bachtera Surya (51) warga Warga Lingkungan Masigit, Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon yang membangun bangunan yang bikin geger setinggi 40 meter itu.

Menurut pria berlogat Sunda itu, pembangunan kastil yang dia sebut Istana Taman Cadas Tamiang tersebut dibuat spontan dan tak ada konsep apapun. Pada awal pembangunannya dia hanya tertarik melihat bukit yang menjulang tinggi di kawasan penambangan pasir di lokasi sekitar.

Karena tertarik, dia kemudian merapikannya dan akhirnya terbentuklah bangunan mirip Kastil di Mesir Kuno.

“Saya lihat bukit ini bagus amat ya, tinggi begitu. Sayang kalau saya keruk jadi pasir. Jadi saya minta pekerja dikikis saja dirapikan. Eh jadinya seperti kastil. Jadi saya kikis pelan-pelan. Jadinya seperti itu. Nah kedepan jadinya nanti seperti apa, pokoknya begitulah, tak ada konsep soalnya,” katanya.

Dia mengaku tak menyangka ternyata hasil ciptaannya itu menjadi viral di media sosial. Bahkan mendapatkan antusias masyarakat yang begitu tinggi. Padahal pada awal pembangunannya hanya sekadar iseng saja.

“Saya kan orangnya gak suka buka-buka sosmed gtu. Maklum sudah tua. Waktu itu saya dikasih tahu teman, tuh katanya bangunan kastilnya rame di sosmed,” katanya.

Tidak lama setelah diberi tahu bahwa viral di Sosmed, warga kemudian berduyun duyun datang ke lokasi. Bahkan warga membludak hanya sekedar mengambil foto.

“Saya gak nyangka warga rame banget datang kesini. Bahkan pada naik ke bangunan kastil. Sekarang kita tutup gak boleh naik ke atas. Soalnya belum jadi. Kita juga khawatir ada warga yang jatuh,” ucapnya.

Dengan membludaknya kunjungan warga, dia mengaku bersemangat untuk membangun wahana lainnya seperti waterboom, taman burung, taman kelinci dan wisata kuliner.

“Luas keseluruhan di kawasn kastil sekitar 5 hektar. Sedangkam luas keseluruhan lahan sekitar 20 hektar. Awalnya saya santai, melihat ramai begini saya jadi pengen cepet-cepet dirampungkan,” ujar pria kelahiran Bogor, Jawa Barat tersebut.

Dia menyatakan dalam pembangunan wahana rekreasi itu tak ada investor. Dia membangunnya menggunakan anggaran sendiri.

“Kita bangun pelan pelan saja. Untuk kastil kita targetkan akhir tahun rampung dikerjakan,” katanya.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar