Senin, 11 Juni 2018

SELAMA cuti bersama Lebaran 2018, petugas kebersihan di Kota Tangerang tetap disiagakan mengatasi sampah, untuk menjaga setiap kawasan tetap bersih. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sendiri telah menyiapkan teknis penanganan sampah Lebaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengatakan, volume sampah di malam Takbiran diprediksi akan meningkat sekitar 10% dibanding hari biasa, yang didominasi jenis sampah rumah tangga. Hal itu karena banyak masyarakat yang mengkonsumsi makanan menjelang Lebaran.

"Karena itu, kita menambah ritase angkutan sampa termasuk pembersihan lokasi lokasi tertentu. Saat malam Takbiran, kita akan melaksanakan kegiatan gempuran, dimulai sore hari sampai dengan malam hari dibantu oleh Satpol PP. Sehingga sampai dengan dini hari semua sampah di harapkan sudah bersi, termasuk di titik-titik sampah," ujarnya.

Lalu hari H lebaran, Jumat (15/6), akan diploting beberapa Bentor dan jajaran Bison serta median guna membantu kebersihan di lokasi-lokasi masjid yang digunakan untuk Salat Ied dan di jalur protokol. 

"Usai Salat Jumat, diluncurkan armada piket sebanyak 40 armada guna memback up kebersihan Kota Tangerang di jalur protokol. Pada malam harinya tetap dilaksanakan sweping 10 armada," jelas Engkos.

Pada hari ke 2 dan 3 Lebaran, selanjutnya dilaksanakan pengangkutan seperti biasa dengan armada piket sebanyak 40 - 50 armada. "Setelah hari ke 3 pengangkutan di harapkan sudah normal kembali," jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Kebersihan dan Penanganan Sampah DLH Kota Tangerang Buece Gartina mengatakan, untum hari H Lebaran seperti tahun lalu, kondisi persampahan cenderung menurun dikarenakan penduduk yang mudik. Namun pihaknya tetap memberikan pelayanan, seperti membuka call center pengaduan guna memaksimalkan kinerja dalam menjaga kebersihan Kota Tangerang.

"Kita juga berharap, tetap masyarakat Kota Tangerang bijak dalam menghadapi hari Lebaran ini dengan mengurangi penggunaan kemasan plastik dan kemasan lainnya," tuturnya. 




Info dan foto: www.tangerangnews.com.
Editor: Adit. 

0 komentar:

Posting Komentar