Kamis, 28 Juni 2018


SEORANG pelajar ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Gerak Sembayat (BGS) Gresik, Jawa Timur, Rabu (27/6). Korban adalah atas nama Salman (17), warga asal Desa Dukun Anyar, Kecamatan Dukun, Gresik yang masih duduk di kelas XI SMA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui bersama tiga temannya yakni Alam Samsudin, Imam Uslahudin, dan Dias Ardiansyah bermain di tepi pelesengan BGS. Pada saat itu, korban hendak menarik dayung dari tong bekas yang bersandar di tepian.

Tanpa disadari, tiba-tiba korban terpeleset dan terseret arus bawah Sungai Bengawan Solo. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong. Namun, tubuh korban tidak berhasil ditarik ke pinggir malah terseret ke tengah.

Kanit Reskrim Polsek Bungah, Aiptu Suhardi ketika dikonfirmasi menuturkan, dari keterangan sejumlah saksi, korban memang terpeleset di tepi pelengsengan Bengawan Solo sebelum ditemukan tim SAR BPBD dan Satpolair Polres Gresik dalam kondisi tidak bernyawa. "Jenazah korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga sebelum dimakamkan," tuturnya, Rabu (27/6).

Kepala Desa (Kades) Sidomukti, Kecamatan Bungah, Gresik Zainul Maarif membenarkan korban sudah ditemukan setelah dilakukan pencarian sejak kemarin. "Kami menghimbau supaya tidak terjadi korban lagi. Warga dilarang bermain di tepi pelesengan BGS mengingat permukaan Sungai Bengawan Solo sangat dalam," tandasnya.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar