Rabu, 20 Juni 2018


PENERAPAN tarif tol baru Jakarta Outer Ring Road (JORR) kembali ditunda. Penundaan penerapan tarif to baru di JORR ini dilakukan untuk kedua kalinya. Rencana penerapan tarif baru semula akan dilakukan pada Rabu (13/6). Tapi ditunda dan akan diberlakukan Rabu (20/6), dan ternyata ditunda lagi.

Tarif baru di JORR nanti akan diberlakukan sama untuk jarak jauh maupun dekat. Yang membedakan tarifnya adalah golongan kendaraan. Kalau pada tarif awal golongan I sebesar Rp9.500 tarif baru yang akan diterapkan Rp15.000.

Menurut Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk Agus Setiawan, penundaan penerapan tarif ini merupakan instruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Alasannya, saat ini banyak warga yang berada di luar Jabodetabek sehingga fokus utamanya adalah memperlancar bagaimana warga kembali ke Jakarta.

“Pertimbangannya karena di Jabodetabek masih dalam kondisi arus mudik belum balik, jadi meski sosialisasi sudah dilakukan, tapi dengan pertimbangan bahwa kondisi warga Jabodetabek ini masih banyak di luar kota dan konsentrasinya Lebaran maka pemberlakuan ditunda,” katanya, Selasa (19/6).

Mengenai kepastian waktu pemberlakuan tarif baru ini, Agus belum bisa menjelaskan. Yang jelas untuk pemberlakuan tarif baru yang rencananya besok, Rabu (20/6) ditunda. Untuk waktu pemberlakuannya, nanti pasti akan ada pemberitahuan berikutnya. “Ditunda, 99 persen ditunda tinggal menunggu informasi resminya saja,” ujarnya.

Informasi kenaikan tarif Tol JORR yang bari selain untuk golongan I dari Rp9.500 menjadi Rp15.000, golongan II dan III menjadi Rp22.500 dan golongan IV dan V menjadi Rp30.000.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar