Jumat, 22 Juni 2018


BERNIAT mencari tambahan uang jajan saat libur lebaran, seorang bocah warga Desa Bandengan, Jepara, Jawa Tengah, Raehan Putra Mandala (7), ditemukan tewas di Pantai Bandengan, Kamis (21/6) malam.

Jasad anak tersebut diketahui pertama kali oleh nelayan Pantai Bandengan yang saat itu sedang mencari ikan. Lokasi penemuan jasad tak jauh dari dermaga Pantai Bandengan, Jepara. Diketahui, anak tersebut merupakan penyelam uang koin di dermaga Pantai Bandengan yang memanfaatkan banyaknya wisatawan saat libur lebaran.

Nelayan yang menemukan jasad tersebut adalah Krisma Prasetyo (23), dan Iswanto (38), keduanya merupakan warga Bandengan. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Manajer Pantai Bandengan Mat Koirum, yang kemudian meneruskan ke pihak berwenang. Setelah dievakuasi, korban terindentifikasi atas nama Raehan.

Manager Pantai Bandengan, Mat Koirum mengatakan Kamis (21/6) siang sekitar jam 13.00 WIB diketahui korban bersama 5 temannya berenang di bawah dermaga. Mereka meminta para wisatawan melempar koin ke laut, untuk kemudian diselami untuk diambil. Sekitar jam 16.30 WIB, Krisma Prasetyo salah seorang operator perahu,  menghampiri mereka untuk kepinggir pantai dan pulang kerumah karena sudah sore. Anak-anak ini kemudian diketahui sudah ke daratan.

Namun, pada sekitar pukul 18.30 WIB, saksi kedua Iswanto mendapatkan kabar ditemukanya jasad yang mengapung di laut. Selanjutnya atas informasi ini, Iswanto melaporkan ke pihak pengelola pantai.

“Kami mendapatkan jasadnya di lokasi sekitar 100 meter dari pantai. Selanjutnya korban kami bawa ke pinggir pantai. Lantas dalam kondisi yang sudah meninggal dunia, korban kami bawa ke RSI Sultan Hadlirin Jepara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Mat Koirum, Jum’at (22/6) pagi.

Menurutnya, anak-anak tersebut mulai melakukan mencari koin dengan meminta wisatawan melempar uang koin dan mereka menyelam untuk menemukan uang tersebut. “Aksi tersebut dilakukan anak-anak sejak bulan Ramadhan lalu. Mungkin mereka melakukan hal tersebut untuk mendapatkan uang jajan tambahan selama libur Lebaran ini,” jelasnya.

Kapolsek Jepara Kota AKP I Gede Mahendra, secara terpisah menyatakan, berdasarkan keterangan dari dr. Agus Budi Nuryanto di RSI Sultan Haldirin, korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, kondisi korban diperkirakan sudah meninggal beberapa jam sebelumnya. Meskipun ada luka robek pada bibir sebelah kiri sepanjang 1 cm dan lebam pada dagu, pihak RSI Sultan Haldirin memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan.

“Kemungkinan luka tersebut terjadi saat korban berada didasar laut dan terseret arus hingga mengenai benda-benda keras yang ada. Tapi tidak ada tanda-tanda kesengajaan dalam hal ini,” ujar AKP I Gede Mahendra.

Akibat peristiwa tersebut, hingga pagi tadi tidak ada lagi anak-anak pencari koin yang berenang di sekitar Dermaga Pantai Bandengan.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar