Senin, 25 Juni 2018

NASIB nahas dialami Sendy Jasmani warga Desa Jojo Kecamatan Mejobo Kudus. Pemuda 27 tahun itu tewas saat hendak membeli jamu sehat di Desa Sadang Kecamatan Jekulo, Minggu (24/6) malam.

Sandy ditusuk oleh sekelompok pemuda di depan Balai Desa Jojo Kecamatan Mejobo Minggu (24/6). Korban sempat dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus, namun nyawanya tidak tertolong.

Ismail saksi mata warga Desa Sadang, Kecamatan Jekulo menjelaskan ia pertama melihat ada keributan sejumlah pemuda di depan Balai Desa Jojo, sekitar pukul 19.30 WIB. Lantas, ia memisah kekeributan pemuda. Namun korban tetap dipukuli.

"Setelah dipisah, para pelaku sekitar 7 orang lari ke arah timur. Mereka mengendarai empat sepeda motor. Sebelum mereka pergi, para pelaku menceburkan sepeda motor korban ke sungai di seberang balai desa," kata Ismail Senin (25/6).

Disebutkan,  awalnya dirinya tidak mengetahui korban ternyata ditusuk. Namun setelah diperhatikan, akhirnya dia melihat perut Sendi berlumuran darah.

"Saya tidak tahu kalau korban ternyata ditusuk di perut bagian kiri. Namun setelah diperhatikan,  perut korban berlumuran darah, " jelas dia.

Sementara itu, Pangat (30) kakak korban mengatakan,  korban pamit mau beli jamu pegal. Biasanya lewat diutara namun ada orang hajatan,  sehingga korban lewat jalan sebelah timur.

"Ia pamitnya akan membeli jamu di desa Sadang. Namun justru pulang diboncengkan Rumady (sepupu),  adik saya sudah dalam keadaan tertusuk,  dan berlumuran darah, " kata dia.

Lanjut dia,  korban sempat dibawa ke Puskesmas Mejobo,  kemudian ke Rumah Sakit Aisyah,  hingga ke RSUD Loekmono Hadi Kudus. Namun nyawanya tidak tertolong.

"Adik saya meninggal dunia jam 3 dini hari tadi. Sedangkan Pemakamannya jam 9 pagi tadi," jelas dia.

Dikatakan Pangat,  siangnya ada orkes di desa Sadang Kecamatan Jekulo. Pada saat orkes itu kabarnya ada keributan. Namun pada saat ada orkes disebutkan Pangat,  korban sedang membuat sumur.

"Siangnya ada orkes, namun korban pada saat itu korban membuat sumur di Desa Jojo jam 8 pagi sampai setengah 6," ungkapnya.

Kasus penusukan tersebut,  hingga kini masih didalami oleh pihak kepolisian. Saksi-saksi masih diperiksa pihak polisi. Polisi masih mengejar pelaku penusukan tersebut.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar